Please wait...

Bagi para warga kota Surabaya, mari bergabung di Media Center Kota Surabaya. Melalui media center, Anda dapat berpartisipasi dalam perkembangan pembangunan Kota Surabaya. Bentuk partisipasi Anda berupa kritik, saran, masukan atau keluhan.


Asri sularmito WEBSITE

22-04-2020 15:01 Sudah terjawab dan sedang ditindaklanjuti

Pengurusan surat keterangan waris di kelurahan, memang saat ini ada larangan untuk tidak bergerumun atau bertatap muka... Bagaimana solusinya? Surat keterangan waris kan dari kelurahan mengetahui kecamatan... Karena istri saya meninggal dan ada 3 orang anak... Surat tersebut untuk pengurusan JHT dan Jaminan kematian BPJSTK istri saya, mohon penjelasannya terima kasih.

PT. PERKEBUNAN NUSANTARA XII NO ONLINE 14927 e-wadul

22-04-2020 14:48 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

disarankan untuk mencoret KBLI 4669 (perdagangan karet), sedangkan salah satu usaha kami ada perdagangan karet sesuai dg akta perubahan anggaran dasar kami no. 13 tahun 2019

SIUP

James WEBSITE

22-04-2020 12:50 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Di jalan lebak timur 11 itu ada masjid atau musolla, sampai kemarin tgl 21/4/2020 masih ramai banyak yg beribadah atau melakukan kegiatan, ramai dan tidak ada sosial distancing. Tolonglah harga orang sekitarmu yang ingin cepat selesai covid 19 ini. Tolong tanggapan dari pemerintah. Memang saya tidak foto , tinggal di buktikannaja langsung. Kejadian jam 6 sore

Harris WEBSITE

22-04-2020 10:06 Sudah terjawab dan sedang ditindaklanjuti

Mohon bimbingan, Paman saya selama ini belum memiliki KTP, beliau menderita bisu tuli. Pokok permasalahannya tidak terdapatnya akte kelahiran beliau, apakah ada Cara untuk membuat KTP untuk beliau, mohon bimbingannya.terimakasih

PT. CIPTA BAGUS NUSA RAYA NO ONLINE 14500 Telepon

22-04-2020 09:18 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Apa yg perlu diperbaiki

SIUP

Untario Harsono WEBSITE

21-04-2020 18:07 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Didepan rumah saya ada toko yang menjual galon air dan elpiji. Pada masa Covid ini, dimana saya dan anak saya (bekerja dan belajar dari rumah) mengalami gangguan keberisikan bongkar muat yg tidak ada habisnya. Yang mana toko didepan rumah saya. Tetap beroperasi sd jam 22.00. Mohon bisa ditertibkan, apalagi skrg masa pemberlakuan PSBB. Saya berharap jam buka toko dibatasi sd jam 16.00. Dulu (sudah agak lama) saya pernah melaporkan hal ini ke kecamatan Sambikerep. Mohon ditindaklanjuti. Terimakasih

Yudi Untoro WEBSITE

21-04-2020 14:01 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Kepada Yth Ibu Tri Rismaharini Bersama ini saya mau melaporkan kinerja Lurah Pacar Kembang, Bapak Musdar, SE. Beliau tetap menerbitkan surat Kutipan Letter C dan memberikan nya kepda pihak Ahli Waris untuk pengurusan Sertifikat Hak Milik rumah yang sudah keluarga saya tinggali sejak tahun 1995. Padahal saya sudah membuat surat permohonan bermeterai yang menjelaskan tentang kondisi rumah di Jl. Kedung Sroko no.7 dalam kondisi bersengketa, dan masih belum ada kesepakatan antara saya dengan Ahli Waris. Saya mohon bantuan dan solusi dari Walikota Surabaya Ibu Tri Rismaharini. Atas bantuan dan perhatiannya saya ucapkan banyak terima kasih Hormat saya Yudi Untoro

Miftakhul Huda WEBSITE

21-04-2020 11:11 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Saya sebagai pengurus RT 02 RW XI Kelurahan Medokan Ayu Kecamatan Rungkut sangat mengapresiasi adanya aplikasi online seperti Puntadewa. Sebagaimana Surat Edaran Dispendukcapil Surabaya Nomor 470/9107/436.7.13/2019 prosedur dilakukan full secara online, dan saya pun telah memberikan sosialisasi sesuai Surat Edaran tersebut dan meyakinkan warga saya bahwa pengurusan Pencatatan Penduduk Non Permanen sangat mudah dan full online. Setelah para warga mengisikan di akun masing-masing, ternyata tidak kunjung di approve. Saya tanyakan ke staf kecamatan (Bpk. NN) ternyata diinfokan bahwa setelah melakukan pengisian online tetap harus menyerahkan berkas berupa Surat Pernyataan yang telah di upload, KTP, dan KK, ke Kelurahan, kalau tidak pihak Kelurahan tidak akan memberikan approve. Saya kaget, kok berbeda dengan SE Dispendukcapil, dan begitupula dalam aplikasi Puntadewa tidak ada perintah untuk mengirimkan berkas ke Kelurahan. Kemudian saya coba konfirmasi ke orang Dispendukcapil (Bpk. A) di Bagian Kerjasama, dan saya mendapat informasi bahwa seharusnya tidak perlu ada pengumpulan berkas. Mendapat info tersebut, saya kembali mengkonfirmasi ke Bpk. NN, dan saya diberi kontak pihak Dispendukcapil yang bertanggung jawab mengurusi wilayah Rungkut (Bpk. AG), dari Bpk. AG saya mendapat info bahwa memang benar harus ada pengumpulan berkas dalam pengurusan Pencatatan Penduduk Non Permanen. Dengan penjelasan panjang lebar akhirnya saya mencoba menuruti apa yang dijelaskan oleh Bpk. AG bahwa pengumpulan bisa diwakilkan. Begitu saya sampai di Kelurahan, ternyata staf kelurahan (Bpk. WJ) tidak memahami prosedur Pencatatan Penduduk Non Permanen melalui aplikasi Puntadewa, yang memahami prosedur tersebut adalah staf lain (Ibu RA) yang saat itu sedang keluar. Saya coba jelaskan dengan harapan bisa mengumpulkan berkas dan segera selesai. Saat saya minta tanda terima Bpk. WJ memberikan selembar kertas dengan kolom yang berisi nama, alamat domisili, alamat asal, dan saya diminta untuk menuliskan seluruh warga yang mengajukan berdasarkan kolom tersebut..saya protes ke Beliau karena untuk tanda terima saja kenapa harus menuliskan ulang, toh yang saya bawa berkasnya lengkap. Tetapi Beliau jurstru menjawab yang butuh kan Sampeyan, kalau tidak mau nulis ya sudah. Akhirnya saya bawa pulang kembali berkasnya. Pertanyaan saya: 1. Apakah memang prosedur dalam aplikasi Puntadewa ada penyerahan berkas ke Kelurahan? 2. Apabila memang ada prosedur penyerahan berkas dalam pengurusan Pencatatan Penduduk Non Permanen? apabila memang ada, kenapa tidak dijelaskan dalam SE Dispendukcapil dan dalam aplikasinya? 3. Kalau memang Kelurahan membutuhkan berkas tambahan berupa KK dan KTP dalam Pencatatan Penduduk Non Permanen, kenapa tidak langsung dibuatkan menu upload berkas tersebut di aplikasinya? 4. Kalau memang Kelurahan membutuhkan validitas informasi dan berkas yang diupload pada akun Puntadewa, toh sudah ada tanda tangan dan stempel dari Ketua RT, apakah validasi RT diragukan? Demikian, semoga aplikasi kependudukan online di Surabaya bisa seperti aplikasi Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor yang sudah full online. Terima kasih.

Budhi Wibowo WEBSITE

21-04-2020 11:00 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Dalam kondisi Pandemi Covid-19 yg mengharuskan setiap orang melakukan pembatasan sosial, mohon saran untuk keamanan daerah tempat tinggal, apakah diperbolehkan dilakukan perondaan oleh warga setempat? Terima kasih

CV. HASTA KARYA MUDA NO ONLINE 13923 WEBSITE

21-04-2020 10:23 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Berkas lengkap dan benar namun dikembalikan ke pemohon

SIUP

PT. CIPTA BAGUS NUSA RAYA NO ONLINE 14500 Telepon

21-04-2020 09:27 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Foto direktur utama pada SIUP

SIUP

PT. CIPTA BAGUS NUSA RAYA NO ONLINE 14500 Telepon

20-04-2020 11:04 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Akta sudah diupload semua, namun masih ada kekurangan

SIUP

Andre Soetanto WEBSITE

18-04-2020 21:16 Sudah terjawab dan sedang ditindaklanjuti

Lampu PJU warna kuning mati Dan pemangkasan pohon

Djoko Kaharudin WEBSITE

18-04-2020 17:36 Sudah terjawab dan sedang ditindaklanjuti

Selamat sore, berikut saya sampaikan bahwa di lingkungan kami Jl. Soka-Kesumba ( daerah Tambaksari - Taman Paliatif) , beberapa saat ini setiap sore jam 4-5 selalu ada anak anak/ remaja tanggung / orang dewasa bercampur bermain bola dan bulu tangkis dengan sangat ramai sekitar 15-25 orang, selalu ramai kerumunan dan membahayakan karena COVID 19 ini. Harapan kami adalah Satpol PP atau dinas terkait bisa membubarkan kerumunan massa ini, terlebih dimana perlakuan Social Distancing tidak diindahkan dalam suasana pandemi ini. Terima kasih atas perhatiannya.

Elok suraya WEBSITE

17-04-2020 21:59 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Assalamualaikum,saya mohon bantuanya sehubungan dengan keadaan saat ini,saya bermaksud mengajukan permohonan rusunnawa, karna saya selama ini kost/kontrak tidak memiliki rumah.alamat yang saya pakai rumahnya nenek.saya mohon bantuanya untuk persyaratan pengajuan saya,dan harus diajukan kemana semua persyaratanya.terima kasih atas ruang yg diberikan.

Dimas Setiawan WEBSITE

17-04-2020 12:06 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Assalamualaikum Bu Risma.. Mohon maaf sebelumnya mengganggu bu.. Saya mewakili nenek saya yang sudah berumur 73 tahun.. Saya ingin sekali membangun rumah nenek saya sebelum rumah nenek saya roboh karena sudah tidak layak huni.. Beliau juga tidak mendapatkan program apapun dari RT,RW,Kelurahan maupun dari kecamatan.. Entah itu BLT, PKH atau apapun itu.. Sedangkan saya sendiri tidak mampu bu, ijazah terakhir saya hanya SD dan per tgl 30 maret kemarin saya di keluarkan dari kerjaan.. Beberapa minggu kemarin saya sempat datang ke rumah RW saya, berniat mengajukan perihal rumah ini tetapi bapak RW bilang tidak bisa.. Tempat tinggal saya di JL.Kalianyar Kulon 8/12, RT 03, RW 07, Kec. Pabean Cantian, Kel. Bongkaran.. Mohon kira nya ibu bisa membantu rumah nenek saya.. Apakah layak untuk di huni, apakah sehat dengan keadaan yg seperti itu.. Bahkan untuk BAB saja harus ke ponten yang jaraknya lumayan jauh dari rumah, bahkan untuk pipis pun nenek saya pakai bak/timbo karena tidak bisa menahan pipis sampai ke sumur belakang bu.. Terima kasih bapak/ibu yang bersedia membaca keluhan dari saya melihat keadaan rumah nenek saya.. Assalamualaikum.. 🙏

PT. CIPTA BAGUS NUSA RAYA NO ONLINE 14500 Telepon

17-04-2020 10:13 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Field akta tidak muncul

SIUP

Dewi Rochmawati WEBSITE

17-04-2020 04:29 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Assalamualaikum bu risma, saya ingin mengajukan permohonan untuk teman saya Budiono yg tidak bisa melunasi biaya persalinan rumah sakit karena ketiadaan biaya. Atas nama Nur zainah 35th (istri) periksa di puskesms tanjung sari tandes tgl 13 april 2020 pukul 11.00 wib ,oleh puskesmas langsung di rujuk di Rsi graha medika wiyung dihari yang sama karena plasenta previa dengan masuk umum melahirkan dengan cara operasi sesar ,sudah di dp 2jt, saat 3hari sudah waktunya pulang belum bisa melunasi sisanya. biaya total 7.350.000 dikurangi dp 2jt sisa 5.350.000 tidak bisa membayar karena tidak mempunyai dana sama sekali, sudah mengurus SKTM tapi menurut pihak RS tidak berlaku. Mohon sekali bantunnya karena hari ini tanggal 17 april 2020 terakhir pelunasan biaya. Apabila tidak bisa melunasi bayi akan ditinggal. Suami dan istri sedang tidak bekerja kedua-duanya. Keluarga maupun orangtua termasuk dari golongan tidak mampu, saat ini yg bersangkutan kos di gedang asin, tandes. Dan sudah tidak mempunyai hp karena dijual untuk dp rumah sakit. Mohon bantuan bu risma🙏🙏 Note : Nama (suami) : Budiono Alamat tinggal: Gedang asin Gg 11 No. 6, tandes No Hp. : 085604484285

Ahmad Aziz WEBSITE

17-04-2020 03:38 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Saya sedang mengurus akte kelahiran untuk anak saya pada website https://klampid.disdukcapilsurabaya.id/. Tetapi pada saat saya mau upload seluruh data Scan pada langkah terakhir, terdapat error Network. Saya sudah membuat tiket sebelumnya tetapi dijawab sistem dalam kondisi normal. Berikut saya lampirkan error yang terjadi. Mohon maaf karena saya juga sedikit banyak paham web development. Di bagian yang saya laporkan adalah terdapat error pada API https://klampid.disdukcapilsurabaya.id/api/graphql dimana tidak bisa mengakses API tersebut "Failed to load resource". Apakah mungkin bisa dicek apakah API tersebut berjalan normal. Saya sudah ujicoba puluhan kali untuk mengupload. Mohon sekiranya untuk bisa disampaikan kepada Tim IT dev atau ops dari web klampid tersebut. Mohon dengan sangat

Mellisa Ongkowijoyo WEBSITE

16-04-2020 18:25 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Selamat malam, Bu Risma. Saya telah melakukan penggantian/ penambahan nama yang sudah di putuskan dan di tetapkan Pengadilan Negeri. Kemudian saya di arahkan untuk melaporkan ke Dispendukcapil. Namun Dispendukcapil tutup sehingga di arahkan ke online (klampid). Saya sudah buat akun dan sudah terverifikasi. Kendalanya adalah berkas yang mau saya laporkan ini tidak bisa. Akta lahir yang saya masukan muncul tulisan “Akta tidak ditemukan”. Seperti ini bagaimana solusinya? Saya juga menghubungi Dispendukcapil pada hari dan jam kerja beribu kali tidak di angkat. Dispendukcapil mencantumkan nomor telepon tapi tidak ada gunanya. Tidak hanya saya saja yang mengalami kendala ini, bisa di check di kolom comment dispendukcapil bahwa masyarakat Mengeluhkan hal yang sama (telepon tidak di angkat). Mohon bantuannya Bu karena saya butuh melaporkan sesegera mungkin untuk mengurus keperluan berikutnya. Terima kasih Bu. Semangat terus & sehat selalu. God Bless You

Marhadi tryatmodjo WEBSITE

16-04-2020 16:25 Sudah terjawab dan sedang ditindaklanjuti

Kepada yth. Ibu Wali kota Ibu Tri Rismaharini Di tempat. Dengan hormat, Sya selaku warga kota surabaya. Menginfokan kepada ibu Risma untuk penanganan khususnya jalan berlubang di wilayah Surabaya barat. Tepatnya di jl. Tanjungsari. Depan bengkel sporing ban tepat arahnya sebelum perempatan arah dari Margomulyo ke arah Sukomanunggal. Sering memakan korban yang terjatuh. Demikian informasi ini yang sya buat dengan sebenarnya, terimakasih

Abdul Hamid WEBSITE

16-04-2020 14:10 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Kami Perusahaan PT. AIr Bersih Jatim (Perseroda) yang bergerak di bidang Pengolahan AIr (Berdasarkan Akte Pendirian). saat ini sedang dalam pengurusan SIUP di Kota Surabaya. KBLI yang cocok terhadap Perusahaan Kami apa?karena ketika kami proses di Pendaftaran SIUP online, kami tidak menemukan KBLI yang cocok terhadap Perusahaan Kami yang bergerak di pengolahan air tersebut. berdasarkan nilai kekayaan kami, maka kami masuk dalam kategori SIUP Besar. kami sudah mencoba memasukkan KBLI Perdagangan Besar berbagai Macam Barang dan ternyata tertolak.

Ahmad Aziz WEBSITE

16-04-2020 10:05 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Saya sedang mengurus akte kelahiran untuk anak saya pada website https://klampid.disdukcapilsurabaya.id/. Tetapi pada saat saya mau upload seluruh data Scan pada langkah terakhir, terdapat error Network. Saya sudah memastikan internet saya normal dan lancar. Mohon untuk dilakukan perbaikan

tri anggar kusuma WEBSITE

15-04-2020 18:52 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Masalah Pencegahan Penyebaran Covid-19 Tanpa Lockdown. Saya tinggal di Surabaya Utara, saya ingin menyampaikan ide dan saran untuk mencegah penyebaran covid-19. Sebagaimana tindakan pencegahan penyebaran covid-19 dengan lockdown lokal akan berdampak besar bagi perekonomian, kesenjangan sosial dan paranoid melihat warga lain memasuki area lockdown tersebut. Lockdown lokal di kelurahan Tanah Kali Kedinding, beberapa kampung sudah menerapkannya. Dengan penerapan lockdown lokal ataupun lockdown nasional, apakah bisa menghentikan penyebaran covid-19? apalagi melihat sebagian besar orang indonesia lebih suka jorok daripada bersih dan bebas kuman. Meski Pemerintah pusat, Pemkot, dan Pemda sudah bergerak untuk menghimbau, mensosialisasikan dan menyediakan beberapa alat kebersihan dan kesehatan seperti tempat cuci tangan umum, disinfektan, masker gratis, dan lain-lain. Tetap saja sebagian besar warga tidak ada sedikitpun mempunyai kesadaran terhadap bahayanya penularan virus covid-19. Malahan cenderung meremehkan dan bahkan tidak peduli (karena kebodohan). Nah, saya mau memberi ide dan saran saya untuk pencegahan penyebaran covid-19 tanpa lockdown diantaranya sebagai berikut, - Membersihkan benda-benda mati disekitarnya dengan memakai kain dicampur sabun apapun. Benda-benda mati tersebut adalah pintu, pagar luar & pagar pembatas lantai tingkat, dinding, meja & kursi, buku & bulpen, lemari & lemari es, makanan & minuman kemasan plastik / kaleng, Uang kertas & logam, remote TV, handphone, dan benda mati lain yang paling banyak terjadi kontak fisik dengan tangan kita. Ingat, meski lockdown nasional sudah diterapkan belum berarti menghambat penyebaran covid-19. Uang kertas & logam paling sering digunakan untuk transaksi dan kontak fisik jika uang tersebut terkontaminasi covid-19 maka apa gunanya lockdown? - Menerapkan denda bagi warga yang tidak mau membersihkan benda-benda mati di sekitarnya seperti halnya di eropa. Lockdown nasional di eropa dengan menerapkan denda bagi rakyat yang membangkang. Namun lockdown belum tentu bisa menghambat penyebaran dikarenakan covid-19 menyebar karena kontak fisik. Virus covid-19 tidak bergerak kemana-mana namun manusia lah yang menggerakkannya. - Membuat hari kebersihan kota / daerah / provinsi / negara bebas kuman, bakteri dan virus serentak dalam 1 hari dengan menerapkan poin 2 diatas yaitu denda bagi warga yang malas (tidak mau membersihkan benda mati di sekitarnya). Hal ini harus diwujudkan melalui kerjasama pemerintah, pemkot, pemda, camat. lurah, RT / RW dan elemen masyarat yang peduli. Biasanya warga selalu membuat kerja bakti lingkungan kampung pada hari minggu, bagaimana jika kerja bakti itu ditambah / diganti dengan kerja bakti bebas kuman, bakteri dan virus serentak dengan menerapkan poin 1 dan 2. Dengan kata lain kerja bakti bebas kuman dan virus serentak itu untuk kebersihan lingkungan kampung dan kebersihan didalam rumah yang bebas kuman dan virus. - Tetap menjalankan himbauan pemerintah seperti rajin cuci tangan setelah memegang benda, jaga jarak, memakai masker, jangan sering melakukan kontak fisik dengan mata, hidung dan mulut, meningkatkan sistem imun, dan jangan menggantung pakaian yang sudah dipakai setelah bepergian. Mungkin ide dan saran ini terlalu banyak dan bisa dipertimbangkan kembali, silakan pilih cara terbaik untuk pencegahan penyebaran covid-19. Terima kasih.

Jim WEBSITE

14-04-2020 10:01 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Selamat Siang Bu Risma, Ibu kami warga Surabaya. Ijinkan saya warga Taman Pondok Indah perumahan yg sama dgn Ibu, memohon bantuan agar hak kami untuk hidup dalam lingkungan yang baik dan sehat dapat terpenuhi. bbrp tahun terakhir, lingkungan sekitar rumah kami byk dihuni tetangga yg hanya memikirkan kepentingan nya sendiri sehingga menimbulkan pencemaran suara dengan begitu intens sprti teror. bahkan ada 1 tetangga (Blok G no 26) membuka usaha catering, dgn mobilitas dan kegiatannya nyaris non stop dari subuh hingga lewat tengah malam. dan terkhusus yg 1 ini kami sudah tidak dapat mentolerir keberadaannya di sekitar kami. blm lagi begitu seringnya kegiatan renovasi. inipun terjadi bergantian /pun bersamaan dgn tetangga" yg lain dan lebih parahnya semua jg terjadi tanpa mengenal hari libur minggu, bahkan saat saudara" kami sedang ibadah di rumah pd hari besar keagamaan atas himbauan pemerintah. rumah yg seharusnya menjadi tempat paling nyaman serasa tempat pencobaan, blm lg keterpaksaan #tinggaldirumah pd situasi wabah corona ini. jangankan istirahat siang, setiap hari untuk tidur malam saja sangat terganggu. mohon undang" terkait seperti perumahan, lingkungan hidup, ketertiban, IMB, Ijin Usaha dan HAM boleh ditegakkan. agar semua warga sekitar kami scr khusus ny dan surabaya scr umum bisa saling menjaga ketentraman #tinggaldirumah.