Please wait...

Bagi para warga kota Surabaya, mari bergabung di Media Center Kota Surabaya. Melalui media center, Anda dapat berpartisipasi dalam perkembangan pembangunan Kota Surabaya. Bentuk partisipasi Anda berupa kritik, saran, masukan atau keluhan.


Ju han WEBSITE

11-05-2020 16:51 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Bantuan MBR..kenapa saya tidak dapat MBR kok tetangga saya dapat dimana bedanya saya tidak bekerja.sedang tetangga saya masi kerja gojek grab kenapa begini ya..terimakasih

yunus WEBSITE

11-05-2020 03:44 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

sudah ganti bulan mei daerah lidah wetan belum dapat bantuan sama sekali katanya 3 bulan april mei juni. saya terdampak convid 19 masi aja belum ada bantuan bu risma tolong bantu dengarkan suwara rakyatmu. dan perjuangkan yang berhak dapat.tadi sore tanggal 10 baru ada pendataan dari lingkup rt saya lah kalau dapat bantuan bulan april bantuanya gmn apakah dobel sama mei??????? tolong jawab jangan diem aja.

Kristianto WEBSITE

10-05-2020 13:14 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Maaf bapak ibu di pemkot surabaya.. Mohon kiranya disurvey untuk kelayakan penerima bantuan langsung.. Maaf ini sudah ke 3 kalinya saya memberikan keluhan tanpa ada respon sama sekali.. Terima kasih.. Wasalamualaikum wr wb..

Rosi Ahmarul Qomariah WEBSITE

10-05-2020 01:59 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Untuk dinas sosial surabaya saya ingin menanyakan perihal bantuan sosial yg disalurkan kemasyarakat kenapa tidak merata di tempat saya simo sidomulyo kenapa yang dapat bantuan BLT maupun sembako justru keluarga yg mampu, keluarga yang sangat berdampak akibat covid-19 ini mlah tidak dapat apa" sedangkan saya sudah melapor kepada RT/RW setempat katanya data dikirim dari pusat. Terima kasih

Nathanael Adrien Yohanta WEBSITE

10-05-2020 00:33 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Saya ingin melaporkan kegiatan balapan liar di kawasan Jalan Arjuna di mana hampir setiap hari, sekitar pukul 11 malam hingga pukul 2 dini hari. Setiap malam saya sering terbangun karena suara mesin yang dipacu. Saya tidak tahu apakah pada malam hari polisi melakukan patroli malam di daerah Jalan Arjuna selama PSBB ini atau tidak karena semenjak terjadinya wabah COVID-19 dan jalanan mulai sepi, suara sepeda motor dgn kencang melaju selalu terdengar tiap malam. Terima kasih atas perhatiannya. Stay Save.

IMAM WEBSITE

09-05-2020 20:54 Sudah terjawab dan sedang ditindaklanjuti

Dear ibu Risma - walikota surabaya Bersama ini saya sampaikan keluhan saya dan warga SGBJ pada khususnya...memohon untuk meng evaluasi kembali ketua RW 15 yang di jabat bp Subagio.yang telah melakukan tindak asusila dan sudah pernah di gerebek warga.dan kami sebagai warga rw 15. ikut merasa malu karna punya pemimpin yang tidak bermoral.kami hanya minta pemkot.beserta jajarannya untuk meng evaluasi kembali yang bersangkutan apakah pantas dan layak untuk menjadi ketua RW 15 itu saja. ( bukti asusila ada di https://youtu.be/rxyy-xtY9e4 ) terima kasih.

Wahyu dwi winarno WEBSITE

09-05-2020 13:57 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Bu Risma tolong PSBB nya jangan diperpanjang kasihan warga sampean banyak yg mengeluh kesusahan, gak punya uang untuk beli,beras,lauk, dan untuk macam2 kebutuhan lain karna tempat kerjanya harus tutup selama PSBB apalagi ini mendekati hari raya Tolong pikirkan nasib kami warga sampean yg kerjanya buruh harian. Sehari kerja cukup untuk makan sehari juga Tolong Ibu Risma Kebanggaan SURABAYA

Febri Wijayanti WEBSITE

09-05-2020 12:25 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Siang bu risma hari ini saya dapat kabar bahwa BLT sudah turun. Tapi kenapa kok BLT tidak di berikan kepada orang yang tidak mampu, malah di berikan kepada orang yang bermobil dan rumah bertingkat dua. Kalau bisa dana bantuan dari pemerintah sby atau presiden jangan dikasihkan ke RT RW kasian orang yang bener2 butuh dan ndak bisa makan. Hal ini terjadi di RT Banyuurip kidul VI

soemjardi dharma satuhu WEBSITE

09-05-2020 09:21 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Slmt pagi...Mengambil EKTP yg baru di kantor kelurahan Jagir hanya dilayani senin dan jumat saja karena wabah corona...Menurut Dispenduk EKTP sudah proses kirim ke kantor kelurahan karena sudah lebih 10 hari waktu mengurus...Hari selasa rabu kamis dapat diambil dimana...Terimakasih

Bella Nadia Anggisti WEBSITE

08-05-2020 22:09 Sudah terjawab dan sedang ditindaklanjuti

Selamat malam Saya ingin menyampaikan keluhan terkait pelayanan di RT dan RW tempat tinggal bahwa untuk mengurus surat pengantar numpang nikah dipersulit, sudah beberapa kali tapi tetap tidak diproses, terima kasih

Rizky Dwi Putra WEBSITE

08-05-2020 21:46 Sudah terjawab dan sedang ditindaklanjuti

Mohon maaf untuk proses pengambilan ktp di saat ada pandemi covid-19 ini bagaimana ya? Saya sudah berkali kali datang ke kantor kelurahan dan kecamatan selalu tutup Rumah saya juga jauh dari kantor kecamatan dan kelurahan soalnya Saya juga butuh ktp untuk mencari pekerjaan soalnya

Wuri WEBSITE

08-05-2020 15:00 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Saya ponakan dari budhe saya yg dimanukan wasono vi, mau melaporkan terkait sembako yg dari pemerintah. Di rt 8 manukan wasono vi yg penyalurannya sama pak rt diberikan pada orang2 yg kaya dan mampu, sedangkan ada 3 warganya yg betul2 tdk mampu malah tdk dikasih bantuan dari pemerintah. Mohon ditindaklanjutin..mengingat kasus corona ini kasian mereka yg ga mampu malah ga dapat sumbangan, yg kayak yg dapat

Dianti WEBSITE

08-05-2020 11:36 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

apakah jika terdaftar mbr itu dapat BLT/PKH/Sembako dll ? saya ini di PHK oleh perusahaan karna corona tapi tidak ada pendataan dari RT dan RW. mohon tindak lanjutnya

Iis maslukah WEBSITE

07-05-2020 19:09 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Mohon bantua untuk keluarga saya di tambaksari gang 3 no 14 bantuan BLT maupun sembako atau PKH atau apapun bentuk bantuan tersebut krn kami disini terdampak covid 19 Dan suami istri tidak bekerja anak 2 masih TK dan bayi Mohon segera diatur kan Dari pihak RT dan RW tidak ada yang mendata kami disini . Mohon bantuannya segera

Arimukti WEBSITE

07-05-2020 17:31 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Saya di tolak & di ping-pong, saya ingin membuat keterangan waris, melihat kondisi saya kuasakan kpd anak (PSBB) dgn akta notariil pada notaris di bali. Saat ke lurah mereka bilang tdk bisa bikin krn saya tdk hadir dan diminta bikin ke Pengadilan Agama, saat ke PA dijelaskan dengan tegas bahwa klo tdk ada gugatan tdk bisa dan dinfokan seharusnya ke lurah, lalu disuruh ke PN, saat ke PN dinfokan klo PN tdk membuat surat ket waris, apalagi tdk ada gugatan juga, diinfokan itu tugas lurah. Trus ini saya harus bagaimana ? Semua org yg mengerti info klo memang harus ke lurah. Mnt tlg di bantu koordinasi dgn lurah, krn hal ini mendesak & saya berkebutuhan dgn kondisi skr. Terima Kasih

Rima Kilmi Oktaviani WEBSITE

07-05-2020 15:35 Sudah terjawab dan sedang ditindaklanjuti

Meminta dengan hormat untuk ditindaklanjuti dengan perihal kerja dari DISPENDUK KOTA SURABAYA yang sangat"tidak patut untuk dicontoh,sayaa sudah hampir 1 bulan mencoba untuk validasi NIK KTP melalui online dikarenakan adanya virus Covid-19.tapi tanggapan dispenduk tidak ada sampai 1 bulan ini.tolong ditindak lanjuti,mungkin bukan hanya saya yang mengeluhkan hal ini tapi banyak orang,saya juga punya bukti chat dgn dispenduk.sekian trimakasih

Syahrul WEBSITE

07-05-2020 12:47 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Salam hormat bagi bapak/ibu yg terhormat, Disini saya izin menyampaikan aspirasi dan saran yang mewakili sebagian suara warga surabaya Sebelumnya, kami sampaikan terima kasih yang sangat besar, khususnya apresiasi dalam penanganan pandemi ini di kota Surabaya. Namun, ada beberapa hal yang akan saya sampaikan. Penerapan PSBB di Surabaya bukan lah hal yang paling efektif untuk pencegahan penularan Covid-19 ini. Namun, kami apresiasi seluruh petugas yang telah berusaha melakukan penertiban PSBB ini. Namun, jika kita melihat di kondisi eksisting, masih banyak warga yang belum tertib akan aturan. Hal tersebut bukan semata-mata warga menantang aturan. Namun ada alasan yang kuat untuk hal tersebut. Warga surabaya jika kita melihat data hampir mayoritas merupakan pekerja harian. Dimana, mereka akan mencari nafkah pada hari tersebut untuk digunakan pada hari tersebut pula. Jika, banyak sekali pembatasan yang terjadi khususnya bagi pekerja harian maka tak mungkin warga Surabaya tetap akan melawan aturan tersebut. Jika ditelusuri lebih jauh lagi, warga keluar rumah karena alasan kebutuhan makan dan kebutuhan lain (biaya kos, listrik, air, dll). Jika kita ingin mewujudkan keberhasilan sebuah penanganan masalah kita bisa melihat faktor utama dan yg paling puncak yaitu alasan yang telah disebutkan tadi. Jika hal tersebut, dalam konteks ini warga Surabaya dapat tercukupi kebutuhan harian dan bantuan pembiayaan lainnya, ini akan lebih mempermudah dalam penanganan masalah ini. Alasan orang keluar dengan kepentingan akan semakin berkurang karena kebutuhan mereka akan selalu tercukupi. Maka dengan ini pula tugas dari seluruh jajaran lebih mudah dan akan lebih bisa fokus dalam distribusi kebutuhan bantuan. Saya percaya, pemerintah kota pasti bisa mengatasi hal ini. Namun, jika kita melihat berdasarkan hasil data penyebaran yang begitu cepat, maka lebih baik bertindak cepat pula. Mungkin dengan pemenuhan kebutuhan ini bisa menyelaraskan tujuan dalam penanganan pandemi ini. Jika hanya ingin menyelamatkan ekonomi, tapi tak ada hal yang lebih serius maka tak ayal ekonomi akan semakin turun dan semakin lama pula untuk pulih. Selain itu faktor masyarakat pula yang akan semakin "habis" jika pandemi ini tak akan segera habis. Mengapa ingin menyelamatkan ekonomi jika warganya telah berkurang bahkan habis? Mungkin cukup sekian pendapat yang dapat saya sampaikan terima kasih atas perhatiaanya Semoga ada sebuah program tindak cepat dari pemerintah untuk mengatasi hal ini. Semoga tak ada penyesalan terlambat di kemudian hari. Salam dari Wong Cilik Surabaya, 7 Mei 2020

Rivo Stevanno WEBSITE

07-05-2020 12:27 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Saya sudah pernah melapor lewat media center terkait aktivitas keluar masuk area madura-surabaya antar barang elektronik di ruko mangga dua blok B7 hingga larut pukul 19.00 melalui media center maupun 112 tapi tidak ada respon dan tanggapan

Arvia Azzah Ashilah WEBSITE

06-05-2020 12:37 Sudah terjawab dan sedang ditindaklanjuti

Saya ingin mendaftar BPJS Kesehatan, saya mencoba daftar secara online melalui aplikasi JKN. Tetapi tidak bisa dan tertulis jika NIK saya belum teraktivasi, padahal saya cek di website dispendukcapil NIK saya telah teraktivasi. Saat saya ingin mendaftar secara offline ternyata saya diarahkan oleh petugas untuk daftar online, sudah saya paparkan tidak bisa lalu katanya NIK saya mungkin belum teraktivasi oleh dispenduk pusat. Lalu saya mencoba mengirim keluhan ke call center dispenduk pusat yg di beri oleh petugas BPJS namun tidak ada jawaban. Saya tadi ke gedung siola ternyata semua pelayanan publik melalui website, sedangkan saya waktu mengecek website saya tidak bisa mengirim keluhan apapun yg ada hanya permohonan pembuatan surat saja. Saya juga menghubungi BPJS lewat telegram, tapi tidak dibalas padahal online. Mohon pencerahannya, terima kasih.

dikoramadhan WEBSITE

06-05-2020 09:29 Sudah terjawab dan sedang ditindaklanjuti

Judul Keluhan : "Eksekusi" Sistem Pengurusan Pindah KK Dalam Kota melalui Website https://klampid.disdukcapilsurabaya.id/ TIDAK SIAP. Sehubungan dengan adanya wabah COVID-19, Dispendukcapil Surabaya menginstruksikan bahwa segala bentuk administrasi kependudukan dapat dilakukan secara online via website https://klampid.disdukcapilsurabaya.id/. Oleh karena itu, saya mencoba proses pindah KK Dalam Kota istri saya ke dalam KK saya melalui website tersebut. Untuk lebih jelasnya, pindah KK tersebut adalah pindah dalam kota antar kecamatan, dari kecamatan Gubeng ke kecamatan Sukolilo. Segala administrasi dan dokumen yang dibutuhkan sesuai instruksi website telah kami penuhi dan terdapat notifikasi bahwa berkas pindah KK dapat diambil 7 hari kerja semenjak pendaftaran. Saya melakukan pengisian dan unggah data pada 20 April 2020. Namun, hingga laporan ini dibuat (6 Mei 2020, sudah lebih dari 7 hari kerja) status unggah datanya masih "Menunggu Verifikasi Petugas" (bukti terlampir dalam gambar yang saya attach). Saya coba tanya ke Dispendukcapil mengapa kok statusnya masih "Menunggu Verifikasi Petugas"? jawaban dispenduk adalah verifikasi petugas ada di kecamatan asal. Maka, saya coba follow up ke kecamatan Gubeng. Dari kecamatan Gubeng, kami malah dilempar untuk menghubungi Kelurahan Baratajaya (kelurahan asal istri saya). Sampai di kelurahan, mereka juga tidak tahu menahu terkait dengan sistem pindah dalam kota melalui website https://klampid.disdukcapilsurabaya.id/ dan kami disarankan untuk mengurus secara manual (offline). akhirnya, kami tempuhlah proses pindah KK dalam kota ini secara manual sesuai instruksi kelurahan (lah lek ngono gawe opo nggawe website klampid?). Mohon DISPENDUKCAPIL Surabaya dan instansi terkait entah itu kecamatan dan kelurahan yang diberi wewenang verifikasi, di tengah wabah COVID19 seperti ini, apabila sudah menciptakan sistem secara online agar bisa segera dieksekusi dan disosialisasikan secara menyeluruh kepada seluruh petugas terkait verifikasi Dokumen via website klampid ini. Buat apa menciptakan sistem, tapi SDM nya masih belum SIAP? dan akhirnya yang dirugikan tetaplah kami, warga Surabaya (bayangno lho rek, di tengah wabah COVID sek kudu metu omah, dilempar2 nang kecamatan, kelurahan, jarene kudu nang omah ae)

Budianto Tjendra WEBSITE

05-05-2020 10:28 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Terjadi gaduh aktivitas bermain sepak bola, lempar batu, dan mercon dari remaja-remaja (usia sekitar belasan tahun) mulai dari jam 12 MALAM sampai 2 PAGI. Terkadang lanjut jam 3 PAGI bermain genderang ala suporter sepak bola. Terkadang juga lanjut bermain sepak bola di jam 4 PAGI sampai 6 PAGI. Lokasi gaduh di kala jam istirahat adalah JALAN KREMBANGAN BARU. Kejadian sudah ada 7 hari lebih. Tiap malam kami tidak bisa istirahat. Sudah ada beberapa warga yang mengingatkan atau menegur tapi mereka kembali melawan dan tidak menghiraukan. Mohon bantuan untuk dapat ditindaklanjuti agar fungsi jalan dapat dipergunakan sebagaimana semestinya.

Untung purwono WEBSITE

04-05-2020 23:50 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Asalamualaikum Wr Wb.. Salam sejahtera. Saya ingin menyampaikan keluhan tentang dana JPS (JARING PENGAMAN SOSIAL) yg diumumkan dishub melalui aplikator ojek online,dalam hal ini aplikator GRAB,karena saya adalah driver ojol GRAB. Hal yg ingin saya tanyakan adalah : Kenapa bantuan JPS dari dishub belum juga cair ?. Padahal sudah lebih dari sebulan yg lalu setelah saya memasukan data untuk diverifikasi. Tolong segera dicairkan dana JPS tsb. Karena penghasilan saya sebagai driver online sangat menurun drastis. Bantuan tsb sangat berarti untuk kebutuhan hidup saat PSBB di wilayah Surabaya raya ini. Terima kasih atas perhatiannya. Wasalam.

Sigit subagyo WEBSITE

04-05-2020 10:40 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Saya mau tanya bagaimana cara untuk mendapatkan bantuan sosial atau semacamnya?? Krn saya sdh coba lewat web, wa, dll yg menjawab bot dan selalu bilang blm trmasuk, pdhl saya tidak bekerja dan tidak berpenghasilan apalagi krn musim korona ini dan adanya psbb...tolong bantuannnya

Rosi Ahmarul Qomariah WEBSITE

04-05-2020 02:55 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Maaf mau tanya pendaftaran KIS online gimana caranya?

Cucakrowo WEBSITE

03-05-2020 14:05 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Di tengah wabah corona dan dijalankannya psbb, di kedurus gang 4, mangga, delima, pasar, masih banyak warung kopi yg buka hingga menjelang sahur dan melayani pembeli di tempat bahkan bergerombol bermain game. Mohon diarahkan agar psbb bs berjalan sesuai harapan dan corona cepat mereda, yg berarti semua bakal bs normal lagi dan nantinya tidak masalah warkop warkop bahkan tidak pernah tutup sekalipun.