Please wait...

Belum Terjawab
OPD
Sudah terjawab dan dalam perencanaan
Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti
Sudah terjawab dan sedang ditindaklanjuti

Rio Siagian

05-12-2020 06:14

Saya memasukkan Orangtua saya senin 30 November 2020 ke IGD RSAL karena demam yang tinggi, karena kita menggunakan BPJS lalu RSAL sesuka hati memindahkan dari kelas 2 ke kelas 1 dengan alsan orangtua saya dipindah dengan sesama pasien yang menderita TBC, disinilah pelayanan RSAL dengan BPJS mulai tidak sesuai dengan kode etik rumah sakit, mulai yang perawat yang tidak peduli dengan pasien dan Dokter yang tidak punya hati memulangkan orangtua saya yang gak bisa jalan dan masih mengalami halusinasi dipulangkan, terimaksih Dr Yanto spesialis paru yang gak punya hati untuk tega memulangkan orangtua saya pada saat gak bsa berjalan sama sekali sampai di gendong saat hujan deras sekalipun, terimakasih juga buat kepala perawat Kelas H1 Bapak Sulis yang tidak punya hati dan tidak mempedulikan keluhan pasien, terimakasih buat ny margaret, ny amanda dan ny yosi yang juga tidak punya hati membiarkan pasien Kanker stadium 4B menderita selama di rawat inap di RSAL, mudah2an keluarga kalian sehat semua sehingga tidak mengalami yang dialami orangtua saya, terimakasih juga buat manajemen RSAL yang tidak tahu cara memasukkan dokter dan perawat yang gak punya hati bekerja di RSAL, karena menurut mereka memegang HP dan tidur lebih baik daripada mendengar keluhan pasien.. Mudah2an kedepan tidak ada lagi penderita kanker stadium 4B yang menderita karena perlakuan Dokter dan perawat yang semenah2 terhadap pasien...terimakasih

Instansi

Dinas Kesehatan

Kategori

Keluhan

Topik

Tanggapan

Media_center Terverifikasi

07-12-2020 10:47

Mohon maaf atas ketidaknyamanan pelayanan yang Saudara alami. Mohon iinformasikan nama pasien (nama ibu Saudara). Terima kasih.

Rio siagian Belum diverifikasi

Nama mama saya elsa boru siahaan

Media_center Terverifikasi

16-12-2020 10:09

Hasil koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Surabaya dapat kami sampaikan bahwa, pihak Dinas Kesehatan Kota Surabaya telah berkoordinasi dengan pihak RSAL dr Ramelan, dijelaskan bahwa pasien a.n. Elsa Boru Siahaan merupakan pasien RSAL dengan diagnosa kanker Cervix, TB Paru aktif dan Diabetes Mellitus. Pasien dipindahkan ke ruang isolasi TBC dengan pertimbangan hasil foto thorax pasien tampak gambaran penyakit TBC Paru sehingga berpotensi menular. Pasien diputuskan untuk pulang dari rumah sakit dengan pertimbangan tidak demam, tidak sesak, tidak perdarahan dan keadaan umum dalam kondisi baik. Pada saat pasien pulang perawat menawarkan kepada pasien untuk mengantarkan pasien sampai ke lobby dengan menggunakan tempat tidur namun keluarga pasien menolak. Demikian yang dapat disampaikan, terima kasih.