Please wait...

Belum Terjawab
OPD
Sudah terjawab dan dalam perencanaan
Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti
Sudah terjawab dan sedang ditindaklanjuti

Christian Patrick Matakupan

17-10-2020 07:55

Saya ingin mengurus Surat Keterangan Ahli Waris namun ditolak oleh Kelurahan dengan alasan Akte Perkawin orang tua saya golongan eropa (secara administrasi tahun 1960). Perlu diketahui saya adalah Warga Negara Indonesia Asli ( Pribumi) suku bangsa Ambon-Maluku dan sama sekali bukan keturunan asing (eropa) atau manapun. Saya bukan keturunan Tionghoa yang untuk mengurus SKAW melalui Notaris dan juga bukan keturunan Timur Asing yang untuk mengurus SKAW di Balai Harta Peninggalan. DIMANA SAYA BISA MENGURUS SKAW ??? MENGAPA SAYA YANG ORANG PRIBUMI JUSTRU SULIT MENGURUS SKAW DIBANDING KETURUNAN TIONGHOA ATAU KETURUNAN TIMUR ASING HANYA KARENA MASALAH ADMINISTRASI SAAT JAMAN PENJAJAHAN SEMENTARA KITA SAAT INI SUDAH 75 TAHUN MERDEKA ???

Instansi

Kelurahan Jemur Wonosari

Kategori

Keluhan

Topik

Tanggapan

Media_center Terverifikasi

23-10-2020 13:46

Hasil koordinasi dengan Kelurahan Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya dapat kami sampaikan bahwa, sesuai dengan Peraturan Walikota Surabaya nomor 63 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Walikota Surabaya Nomor 75 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pelayanan Surat Keterangan Ahli Waris, Pasal 4 : syarat pelayanan Surat Keterangan Ahli Waris adalah sebagai berikut : a. Fotocopy KTP , Kartu Keluarga / data kependudukan pewaris lainnya b. Fotocopy akta kematian pewaris yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang c. Fotocopy buku nikah pewaris atau dokumen lain yang dipersamakan yang dilegalisir oleh Pejabat yang berwenang d. Fotocopy akta kematian ahli waris yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang e. Fotocopy akta kelahiran ahli waris yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang f. Fotocopy KTP ahli waris yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang g. Fotocopy Kartu Keluarga ahli waris yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang h. Fotocopy KTP (2) orang saksi i. Surat pengantar dari Ketua RT dengan diketahui oleh Ketua RW j. Surat pernyataan para ahli waris yang menyatakan sebagai ahli waris dan ditandatangani oleh para ahli waris dan 2 (dua) orang saksi serta dibubuhi materai Sesuai dengan peraturan Menteri Negara Agraria Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 3 tahun 1997 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomo 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, Bab IV, Pemeliharaan Data Pendaftaran Tanah, Bagian Kelima, Peralihan Hak Karena Pewarisan , Pasal 111 : Ayat (1) : Permohonan pendaftaran peralihan hak atas tanah atau Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun diajukan oleh ahli waris atau kuasanya dengan melampirkan : a. sertipikat hak atas tanah atau sertipikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun atas nama pewaris, atau, apabila mengenai tanah yang belum terdaftar, bukti pemilikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997; b. surat kematian atas nama pemegang hak yang tercantum dalam sertipikat yang bersangkutan dari Kepala Desa/Lurah tempat tinggal pewaris waktu meninggal dunia, rumah sakit, petugas kesehatan, atau intansi lain yang berwenang; c. surat tanda bukti sebagai ahli waris yang dapat berupa : 1) wasiat dari pewaris, atau 2) putusan Pengadilan, atau 3) penetapan hakim/Ketua Pengadilan, atau 4) - bagi warganegara Indonesia penduduk asli: surat keterangan ahli waris yang dibuat oleh para ahli waris dengan disaksikan oleh 2 (dua) orang saksi dan dikuatkan oleh Kepala Desa/Kelurahan dan Camat tempat tinggal pewaris pada waktu meninggal dunia; - bagi warganegara Indonesia keturunan Tionghoa: akta keterangan hak mewaris dari Notaris, - bagi warganegara Indonesia keturunan Timur Asing lainnya: surat keterangan waris dari Balai Harta Peninggalan. d. surat kuasa tertulis dari ahli waris apabila yang mengajukan permohonan pendaftaran peralih-an hak bukan ahli waris yang bersangkutan; e. bukti identitas ahli waris; Demikian yang dapat disampaikan. Terima kasih.

Christian patrick matakupan Belum diverifikasi

Di undang2 tersebut jelas bagi warga indonesia keturunan tionghoa mengurus skaw di notaris dan bagi warga negara indonesia keturunan timur asing lainnya di balai harta peninggalan. Dimana / kemana saya mengurus skaw karena stbld saya stbld 1849 no 25 (dipersamakan dengan golobgan eropa) ?