Please wait...

Belum Terjawab
OPD
Sudah terjawab dan dalam perencanaan
Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti
Sudah terjawab dan sedang ditindaklanjuti

Devi wulandari

12-05-2020 09:04

Assalamualaikmu bu risma Bu,,kenapa ditempat saya banyak yg menerima bantuan covid yg dobel2 1KK(suami istri) (orang tua anak) bahkan ada yg 1 rumah 2KK (ayah,ibu,menantu,istri) bahkan ada yg sdh meninggal namanya masih keluar,,sdh ditanyakan ke RT dan RW mereka blg tidak tahu menahu,harusnya untuk data tetap di update yg terbaru bu,karna msh ada yg tidak dpt bantuan,,nelongso bu yg seharusnya dpt bantuan tp tidak dpt,,krna banyak data warga miskin yg memiskinkan diri untuk dpt BLT pada waktu BLT saat itu,jd saya mohon untuk data di update ulang rasanya gk adil lihat yg 1rumah dpt semua yg meninggal msh keluar nama Mohon dikaji ulang bu,efek pandemi ini sangat berpengaruh bagi semua,tp apa iya yg dpt sampai dobel dobel,,makasih

Instansi

Kategori

Topik

Tanggapan

Media_center Terverifikasi

12-05-2020 10:16

mohon maaf sebelumnya. DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial / data penerima PKH atau BLT) merupakan data kemiskinan milik pusat (Kementrian Sosial) dan ini kewenangan Kementrian Sosial. Sedangkan data MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) merupakan milik Kota Surabaya. Terdaftar MBR belum tentu terdaftar di DTKS Kemensos. Begitu sebaliknya. Untuk daftar penerima bantuan kategori MBR (paket sembako) bisa dikoordinasikan dengan kelurahan setempat. Pengumuman penerima bantuan di kelurahan setempat. Apabila Saudara tidak termasuk dalam daftar tersebut, silahkan hubungi RW setempat untuk didata kembali. Pembagian bantuan sembako dari Pemerintah Kota Surabaya dilakukan secara bertahap. Terima kasih.