Please wait...

Belum Terjawab
OPD
Sudah terjawab dan dalam perencanaan
Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti
Sudah terjawab dan sedang ditindaklanjuti

Agus

04-01-2020 11:28

Saya sedang mengurus IMB. Tanggal 13 Desember 2019 keluar tagihan SKRD yang sangat besar angka nya dan baru saya terima pada tanggal 17 Desember 2019. Dan saya mendapat surat peringatan dari Satpol PP, bahwa jika IMB tidak segera dilengkapi, maka bangunan saya akan di segel. Tanggal 18 dan 19 Desember 2019 saya mengajukan surat permohonan keringanan retribusi IMB, dengan melampirkan dokumen2 pendukung. Saat saya menyerahkan surat permohonan keringanan IMB, saya infokan ke bagian penerimaan DINAS CIPTA KARYA MEETING POINT, bahwa saya di datangi satpol PP, akan segera disegel. Bagian penerimaan bilang ke saya, "Tunjukkan saja sedang proses permohonan keringanan retribusi, tunjukkan tanda terima berkas masuk ke CIPTA KARYA ini, nanti bisa ditunda segelnya. Jika dalam 3-4 hari kerja belum ada balasan saya diminta datang lagi ke cipta karya". Tanggal 26 Des 2019 saya datang ke Cipta Karya menanyakan balasan mengenai surat permohonan keringanan saya, dan dijawab bagian penerimaan masih proses. Saya tunggu jawaban dari CIPTA KARYA, dan belum ada balasan, hingga akhirnya pada tanggal 30 Des 2019 pihak satpol PP datang dan menyegel tempat saya. Sudah saya sampaikan sesuai instruksi dari bagian penerimaan CIPTA KARYA, saya tunjukkan ke satpol PP bukti penerimaan surat sedang proses permohonan keringanan retribusi IMB, pihak satpol PP tidak mau tau dan tidak bisa menerima alasan yang saya dapat sesuai instruksi dari DINAS CIPTA KARYA dan tetap menyegel bangunan saya. Dan pada tanggal 30 Des 2019 setelah disegel, saya diminta ke meeting point cipta karya. Lalu saya baru diminta menandatangani BAP pengajuan keringanan retribusi IMB, yang mana artinya baru diproses permohonan keringanan saya. Akhirnya surat permohonan keringanan retribusi dibalas dan disetujui pada tanggal 31 Des 2019. Lalu retribusi tersebut sudah saya bayar pada tanggal 2 Januari 2020. Hingga saat keluhan ini dibuat, segel masih belum dibuka oleh satpol PP. Pertanyaan saya: 1. Bagaimana pertanggung jawaban bagian penerimaan dinas cipta karya yang memberikan info "TUNJUKKAN BUKTI PENERIMAAN SEDANG URUS KERINGANAN RETRIBUSI, nanti bisa ditunda segelnya". ? 2. Apakah ketika bayar retribusi IMB, pemilik bangunan tidak secara otomatis diberikan ijin atau hak untuk membuka segelnya sendiri? 3. Apakah dengan jaman digital seperti ini, antar pihak atau dinas yang terkait harus menunggu surat menyurat secara fisik? Tidak melalui sistem atau by EMAIL? Karena saya tanya ke Satpol PP, kapan segel bisa dibuka, dijawab masih tunggu surat dari Cipta Karya untuk pembukaan segel. Lalu saya tanya ke Cipta Karya, dijawab masih menunggu persetujuan Kepala Cipta Karya. Setelah disetujui, baru akan diteruskan ke Satpol PP. Satpol PP akan atur staff untuk buka segelnya. Apakah proses tunggu surat fisik seperti ini masih perlu dilakukan di jaman era digital saat ini?

Instansi

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang

Kategori

Keluhan

Topik

Tanggapan

Media_center Terverifikasi

15-01-2020 10:44

Hasil koordinasi dengan Satpol PP Kota Surabaya dapat kami sampaikan bahwa, Satpol PP Kota Surabaya sudah membuka segel tersebut pada tanggal 8 Januari 2020. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Terima kasih.