Please wait...

Bagi para warga kota Surabaya, mari bergabung di Media Center Kota Surabaya. Melalui media center, Anda dapat berpartisipasi dalam perkembangan pembangunan Kota Surabaya. Bentuk partisipasi Anda berupa kritik, saran, masukan atau keluhan.


Anthony WEBSITE

02-05-2020 19:32 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Selamat sore kepada petugas pemerintah kota Surabaya, saya mau memberikan keluhan bahwa selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih terdapat beberapa tempat umum yang terbuka, salah satunya GOR El-Shadday yang berada di Jl. Wisma Kedung Asem, Rungkut. Hal ini dikarenakan saya mendapati bahwa ada teman saya yang masih melakukan aktivitas di tempat tersebut padahal seharusnya selama masa PSBB tempat umum seperti tempat olahraga juga seharusnya ditutup. Saya meminta tolong agar hal seperti ini dapat segera ditindaklanjuti agar tidak menjadi kluster baru terhadap wabah virus corona. Terima kasih banyak

Rosi Ahmarul Qomariah WEBSITE

02-05-2020 03:45 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Saya mau bertanya apakah ada cara lain untuk mendaftar program MBR karena RT / RW / Kelurahan tidak ada respon pasti jika saya bertanya apakah data kk sudah terdaftar program MBR apa belum kepada beliau selalu dijawab tidak tau ? Tlong Pencerahannya karena saya sudah menyerahkan data kepada RT/RW tapi tidak ada respon dari mereka

Iis maslukah WEBSITE

01-05-2020 03:11 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Bapak/ibu yang terhormat mohon infonya untuk media center yang berhubungan dengan pelayanan tanya jawab BLT di mana? Krn saya sampai hari ini blom dapat bantuan apapun dari pemerintah. Apalagi PSBB sudah dijalankan. Saya juga sudah di rumahkan batas waktu yang tidak diketahui

Endahing N I P WEBSITE

30-04-2020 23:22 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Ada tetangga baru yang tinggal belum lama di samping depan rumah saya suka merokok di depan pintunya hingga asap rokok masuk ke rumah saya. Apalagi yang bersangkutan suka ada tamu yang merokok, yang merokok bisa 2-3 orang secara bersamaan. Saya sekeluarga merasa tidak nyaman dan mengganggu kesehatan saya mengingat saya dan kakak saya memiliki riwayat sakit pada saluran pernafasan. Saya tinggal di gang kecil dengan sirkulasi udara yang kurang baik. Kondisi ini juga mengganggu tetangga samping rumah kami tepat di depan rumahnya juga. Saya dan kakak saya sudah mengingatkan yang bersangkutan baik lewat chat WA, teguran secara baik-baik hingga teguran tegas sebanyak 6 (enam) kali namun yang bersangkutan masih mengulangi perbuatannya. Meski beliau udah diingatkan istrinya juga. Masih bebal. Sehari yang bersangkutan bisa merokok dalam tiga waktu yakni sore hari, petang hingga tengah malam. Bayangkan saja berapa banyak asap rokoknya yang harus kami hirup setiap waktu setiap hari? Sedangkan, bahaya asap rokok lebih berdampak pada kami sebagai perokok pasif. Saya merasa sangat terganggu terlebih awal bulan lalu sakit saluran pernapasan saya terganggu hingga membuat saya sakit selama dua minggu. Hingga saya periksakan ke Puskesmas sampai diduga mengalami gejala Covid-19, padahal pemicu awal saya yakin dari asap rokok tetangga yang masuk ke dalam rumah. Apalagi musim pandemi Covid-19 begini, yang mengharuskan tinggal di rumah aja. Bagaimana saya bisa betah tinggal di rumah aja jika lingkungan saya terganggu dengan adanya orang yang mengganggu kenyamanan bertetangga? Saya juga berhak untuk menghirup udara segar di rumah saya sendiri. Karena yang bersangkutan tidak mengindahkan teguran kami meski sudah dijelaskan kondisi kesehatan kami bahkan kami memberikan solusi tempat yang cocok untuk merokok pada beliau seperti di depan gang rumah karena jalan agak lebar, tetap bandel dan merokok depan rumah yang mengganggu kami sekeluarga. Terpaksa saya harus adukan ke media center Surabaya dg harapan saya sekeluarga bisa menjalani karantina selama pandemi Covid-19 ini dengan aman dan nyaman di rumah sendiri dan dapat bernafas dengan lega. Mohon yang bersangkutan dapat ditindak dengan peringatan langsung dari pihak pemerintah sebagai pemangku kebijakan yang memiliki wewenang lebih. Jika dibutuhkan saksi, saya siap menghadirkan saksi dari pihak keluarga saya dan tetangga lain yang merasa terganggu seperti saya. Mohon solusi yang tepat bagi kami. Karena tabiat satu orang aja justru merugikan banyak orang terlebih di musim pandemi Covid-19 sekarang. Atas tanggapan dan solusinya, saya sampaikan matursuwun sanget.

Rivo Stevanno WEBSITE

30-04-2020 22:44 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Saya sudah pernah melapor ke Disnaker tentang bobroknya perusahaan tersebut dan beberapa ijin yang disalahi.Saya pernah melapor ke Disnaker Surabaya mengenai jam kerja perusahaan yang MELEBIHI 48 JAM/MINGGU TANPA LEMBUR dan TIDAK MEMBERIKAN GAJI KE KARYAWAN sudah ditebusi oleh DISNAKER , dan hebatnya DISNAKER memberikan INFORMASI PELAPOR dan HARI KAPAN MEREKA DATANG KE PERUSAHAAN TERSEBUT. dan jelas dong perusahaan tersebut lolos dengan memberikan uang jaminan sebesar RP 3.500.000. Sekarang di tengah WABAH CORONA dan PSBB PERUSAHAAN TERSEBUT TETAP BEROPERASI SELAMA LEBIH DARI 48 JAM/MINGGU. KARYAWAN DARI MADURA PUN MASIH KELUAR MASUK SURABAYA MAUPUN SEBALIKNYA UNTUK ANTAR ELEKTRONIK DI TENGAH PSBB KARNA DI JEMBATAN SURAMADU TDK ADA PENJAGAAN. PERUSAHAAN DI REGENCY KUDA DUA BLOK C7

Swera cantika WEBSITE

30-04-2020 22:00 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Saya hanya ingin ketindaklanjutan dari petugas pemkot karena apa didekat rumah saya banyak yang foto foto karena di jalan rumah saya dibuat lampu lampu yang membuat anak anak muda berdatangan dan berswafoto. Apalagi ini kita ditengah pandemi Corona dan juga suara teriakan mereka, sepeda motor mereka sangat menggangu orang orang yang beristirahat fan disitu merupakan lingkungan kerja. Mohon di tindak lanjutkan dari pemkot untuk ditegaskan kepada anak anak itu. Terima kasih šŸ™

Wahyu Setiawan WEBSITE

30-04-2020 21:31 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Di Jalan Manukan Lor VIII (Raya), Kel. Banjar Sugihan, beberapa hari ini hampir setiap menjelang subuh banyak anak-anak dan orang muda bergerombol (mungkin ada 20 orang) yang ramai berkata kasar dan bermain petasan (dinyalakan persis) di depan rumah saya dan sangat mengganggu sekali, entah darimana asal anak muda tersebut, ke depan akan saya coba lengkapi dengan rekaman audio visual. terima kasih.

Romy WEBSITE

30-04-2020 20:23 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Bagai mana keluhan saya ko ga d respon respon sudah 4 hari lokasi ya ga jauh jau amat dari kantor media center apa keluhan saya sengaja tidak di tindak lanjuti?

TRI WIDODO WEBSITE

30-04-2020 20:05 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Internet balai RW 09 kel Manukan dgn nomer telp. 0317416807 terisolir krn belum ada pembayaran ahg tidak digunakan. Unt penbayaran khan ditanggung pemkot sby, mohon atensi dinas terkait

Rizka Maulidah WEBSITE

30-04-2020 14:53 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Selamat sore. Saya ingin menanyakan terkait psbb ini, apakah tidak ada bantuan berupa uang tunai atau barang kebutuhan pokok terhadap kami yang membutuhkan?Saya sudah membuat keluhan sejak tanggal 20 April tapi belum ditindaklanjuti. Kami tidak mendapat bantuan apapun, apalagi kami tidak memiliki kartu tidak mampu, kartu prakerja pun orang tua kami tidak lolos. Tapi pemasukan sejak awal school form home tidak ada sama sekali karena ayah saya sopir antarjemput sekolah. Sehingga kami sangat sulit dalam pemenuhan kebutuhan sehari2 apalagi saya habis bayar ukt dan itupun hutang. Mohon u ntuk ditindaklanjuti. Terima kasih dan mohon maaf

Haekal WEBSITE

30-04-2020 04:34 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Mohon cabut pengeras suara penghitung mundur lampu lalu lintas di sepanjang jalan Dr. Ir. H. Soekarno, Surabaya, karena menjadi sumber polusi suara. Menurut kami, fungsi pengeras suara tersebut juga tidak jelas. Jika ingin secepat mungkin menunjukkan perubahan lampu hijau ke lampu merah dan sebaliknya kepada pengendara bermotor, bukankan kecepatan cahaya jauh lebih cepat dibanding kecepatan suara? Jika pun tidak boleh dicabut pengeras suaranya, mohon kebijaksanaannya untuk mematikan pengeras suara tersebut di saat jalanan sudah memasuki masa lengang (21.00-04.00). Terlebih, di saat PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) saat ini, jalanan sangat sepi dan pengeras suara tersebut sangat membisingkan sehingga mengganggu istirahat warga Surabaya yang tinggal di sekitar lokasi.

Asri sularmito WEBSITE

29-04-2020 08:01 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Perihal : surat keterangan waris Kelurahan : Perak Barat Kecamatan : Krembangan Mohon di tindaklanjuti mengenai pengurusan surat keterangan waris, data sudah di terima oleh Bu Nurul(kelurahan) dan dengan adanya pademi covid 19 maka tidak di perbolehkan diadakan pertemuan atau semacamnya dan saya di arahkan ke pengadilan agama tetapi bayar kok aneh ya padahal ini administrasi kan sudah sewajarnya saya di mudahkan kenapa malah di arahkan kalau bapak ingin cepat selesai surat keterangan waris nya... Untuk itu keterangan Bu lurah sendiri bisa di buatkan hanya surat keterangan waris... Untuk ahli waris masih di bawah umur, mohon di percepat karena untuk pengurusan syarat BPJSTK istri saya... Saya mohon untuk di tindaklanjuti terima kasih

Ratih WEBSITE

29-04-2020 05:53 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Ini bukan keluhan melainkan saran kepada pemkot surabaya khususnya bagian lingkungan hidup. Saya miris melihat air sungai yang bau Dan kotor Dan langsung masuk ke last begitu saja tanpa Ada pengolahan terlebih dahulu. Saya menyarankan Ada nya WWTP terpadu di masing2 wilayah seperti surabaya timur, barat, selatan Dan utara. Limbah non medis dari rumah tangga akan diolah oleh WWTP terpadu untuk diolah sehingga air sungai maupun laut tidak tercemar

Saiful Afandi WEBSITE

29-04-2020 04:22 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Selamat pagi, untuk psbb surabaya check point waru apakah jam malam tidak bisa dibuat lebih malam lagi? Dari jam 12 mungkin? Karena banyak warga yang bekerja di daerah waru dan brebek dan untuk sif 2 di hari normal(senin-kamis) kami pulang dari pabrik tepat jam 10. Mohon dipertimbangkan lagi. Terimakasih

Anthony Kurnia Jaya WEBSITE

28-04-2020 18:52 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Selamat sore kepada segenap petugas pemerintahan kota Surabaya. Saya ingin memberikan saran mengenai pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sedang berlangsung di Surabaya. Sebelumnya saya ingin mengapresiasi karena pelaksanaan beberapa peraturan seperti penggunaan masker serta kebijakan tidak makan di tempat pada restoran dapat berjalan dengan baik. Akan tetapi saya ingin memberikan beberapa saran: 1. Penempatan check point pengecekan terhadap pengendara yang sudah dilakukan saat ini di beberapa pintu masuk kota Surabaya agar dapat diperluas baik pada berbagai jalan protokol dalam kota maupun jalan tikus. Hal ini dikarenakan saya masih melihat beberapa pelanggaran mengenai jumlah pengendara, penggunaan masker maupun aturan makan di tempat pada beberapa lokasi di dekat rumah saya di daerah Surabaya Timur. 2. Saya mendapatkan berita bahwa beberapa toko atau pabrik selain sektor-sektor yang diperbolehkan buka, tetap melanggar peraturan dan tetap beroperasi. Terutama untuk restoran pasa daerah Raya Manyar Baratajaya 3. Untuk penindaklanjutan pelaku pelanggaran harus diberi hukuman yang cukup berat agar tidak melakukan hal yang serupa. Hal ini dikarenakan menurut berita, pada 3 hari awal PSBB dikatakan masih hanya diberi peringatan saja. Saya berharap terdapat tindak lanjut yang serius seusai 3 hari PSBB ini agar nantinya keberjalanan PSBB selama 2 minggu dapat terjalankan dengan baik dan tidak ada penambahan waktu PSBB. Sekian beberapa keluhan dan masukan saya mengenai keberjalanan PSBB di Surabaya ini, semoga dapat sesegara mungkin ditindaklanjuti. Terima kasih banyak dan semoga sukses selalu kepada segenap petugas pemerintahan kota Surabaya.

TRIDJAMAN WEBSITE

28-04-2020 11:57 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Yth. Bapak/Ibu Pejabat Dispendukcapil. Nama saya TRIDJAMAN, mengajukan akta kematian a/n alm. istri saya dan tercatat dispendukcapil tanggal 17 Maret 2020 dengan tanda pengurusan dokumen nomor AKTA_KEMATIAN/20200317/0016 (terlampir) dan tertulis dibawah maksimal 7 hari kerja, namun sampai dengan sekarang belum jadi, saya coba konfirmasi ke dispendukcapil by phone, infonya belum dikirim dispendukcapil ke kelurahan terkait, alasannya JADWAL HARI KERJA BISA JADI TIDAK SAMA ANTARA DISPENDUKCAPIL DENGAN KELURAHAN. Saya berharap bagian kepengurusan tersebut bisa bekerja serius meskipun dalam sikon pandemi covid-19 ini, buktinya saya sudah punya tanda pengurusan dokumen, entah dari dispendukcapil/kelurahan terkait yang tidak serius bekerja dari 17 Maret 2020 hari sampai 28 April 2020 tidak ada kejelasan.

Andre rizaldy langitan WEBSITE

27-04-2020 11:06 Sudah terjawab dan sedang ditindaklanjuti

Saya telah mengajukan permintaan Cetak E KTP hilang terus di suruh melalui online dan saya sudah lakukan terterah di online sudah tercetak dan saya mau mengambilnya di kantor dispenduk katanya nanti di kirim ke kantor kelurahan apa beda saya ambil sendiri ataut di antar ke kantor kelurahan Mohon solusinya karena saya butuh sekali dengan E KTP saya Kalau menunggu di anter ke kantor kelurahan terlalu lama Saya butuh karena saya barusan keluar dari lembaga pemasayrakatan dan sekarang saya belum punya tempat tinggal untuk cari kost atau buat saya pulang kampung halaman

Yuanita rahman WEBSITE

26-04-2020 18:33 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Saya ingin menanyakan persyaratan untuk mengurus administrasi pemerintahan diwajibkan untuk legalisir KTP, sedangkan di e klampid tidak ada pilihan untuk legalisir e klampid,,, apa yang harus saya lakukan? Bagaimana solusi nya?

Asri sularmito WEBSITE

25-04-2020 14:26 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Perihal : surat keterangan waris Kelurahan : Perak Barat Kecamatan : Krembangan Mohon di tindaklanjuti mengenai pengurusan surat keterangan waris, data sudah di terima oleh Bu Nurul(kelurahan) dan dengan adanya pademi covid 19 maka tidak di perbolehkan diadakan pertemuan atau semacamnya dan saya di arahkan ke pengadilan agama tetapi bayar kok aneh ya padahal ini administrasi kan sudah sewajarnya saya di mudahkan kenapa malah di arahkan kalau bapak ingin cepat selesai surat keterangan waris nya... Untuk itu keterangan Bu lurah sendiri bisa di buatkan hanya surat keterangan waris... Untuk ahli waris masih di bawah umur, mohon di percepat karena untuk pengurusan syarat BPJSTK istri saya... Saya mohon untuk di tindaklanjuti terima kasih

APRILIA NUR AINI WEBSITE

24-04-2020 23:50 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Warga / Ketua RT RW sekitaran zona merah kecamatan Tegalsari dihimbau untuk lebih TEGAS menertibkan warung kopi ataupun kegiatanĀ² yang tidak penting spt kerumunan remaja di setiap gang/rumah warga. Kalau bisa diterapkan jam malam mengingat pentingnya physical/social distancing. Atau bisa diberi banner WARGA WAJIB MEMAKAI MASKER dan Karang Tarunanya lebih aktif untuk melakukan razia diwarkop yang masih buka di atas jam 22.00. Sungguhan di sekitaran Kampung Malang Tengah masih ramai spt biasanya padahal lokasi Kantor Kelurahan berada disitu apa ya petugas Kelurahan juga tidak lihat siangĀ² masih ramai. Semoga pesan saya sampai kepada para RT RW setempat.

agung pauji WEBSITE

24-04-2020 21:12 Sudah terjawab dan sedang ditindaklanjuti

Hallo kak, Mohon bantuan informasinya, untuk proses perpindahan KK butuh waktu berapa hari yah, kami disarankan pakai situs yang diarahkan oleh kelurahan. Kami sudah mengikuti arahan yang disarankan namun sampai saat ini belum ada informasi mengenai perihal tersebut. Setiap hari kami cek masih dalam masuk data verifikasi petugas. Kami daftar tanggal 8, dan hingga saat ini belum ada informasi terkait. Kami membutuhkan KK tersebut untuk pengurusan BPJS Kesehatan. Terima kasih

DIDIK SETIAWAN WEBSITE

24-04-2020 12:36 Sudah terjawab dan sedang ditindaklanjuti

ektp di kelurahan tidak ada. Sesuai info dr pihak disdukcapil siola, bahwa ektp sudah terkirim , sudah di verifikasi dan di terima pihak kel Tanah Kali Kedinding. Tetapi saat mau saya ambil ektp tsb di ada dan petugas kel. menyarankan untuk ke siola. Jika dr siola saya ke kelurahan dan dr kelurahan saya di suruh ke siola. Bagaimana pelayan seperti ini?. Saya berpegangan ke aplikasi takon id yg Pihak Disdukcapil berikan bahwa ktp saya ada di kel Tanah Kali Kedinding. Tetapi pelayanan yg di berikan jauh dari pelayanan unggulan yg di sampaikan Walikota Surabaya.

Yuanita rahman WEBSITE

24-04-2020 08:54 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Saya ingin mengurus keperluan surat keterangan ahli waris di kelurahan rungkut menanggal, namun bu lurah menolak karena alasan wabah, namun harusnya ada solusi, semisal jaga jarak. Ibu saya meninggal meninggalkan 3 orang anak dan beliau mempunyai tanggungan di bank, dan leasing, dan untuk mengurus taspen. Jika memang tidak mau membantu masyarakat yg sudah susah menghadapi wabah ini, setidaknya pemerintah bisa memberi solusi nya. Terima kasih.

risky risawati WEBSITE

23-04-2020 09:08 Sudah terjawab dan sedang ditindaklanjuti

Mohon bntuan solusinya , saya baru 1 bulan ini pindah KK ke kec.sukolilo tapi E-KTP saya masih alamat bandarejo 4 . saya sudah tanya ke kantor dispenduk capil surabaya saya di beri lampiran kertas bahwa ektp saya sudah tercetak 2th yg lalu dan saya disuruh tanya ke kantor kelurahan sememi . setelah saya kesana , petugas mencari ektp saya dan hasilnya nihil . ektp saya tidak disitu dan saya disuruh petugas menelusuri ke kantor dispenduk lagi . saya sudah lelah , ongkos pun habis untuk riwa riwi . tapi tidak ada hasil apapun . ektp saya tidak di ketemukan . mohon bantuan dan solusinya

Muhammad Habib Aziz Syahroni WEBSITE

23-04-2020 06:21 Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti

Pada hari rabu 15 april 2020, sekitar pukul 11.00, saya mendapati motor saya (Suzuki Shogun 110R) dengan plat nomor S 4143 HD telah hilang di daerah JL Ketintang Wiyata no.200, Gayungan, Ketintang, Surabaya , kronologi motor terakhir saya parkir di depan kos setelah saya pulang kerja sekitar pukul 15.00, saya langsung masuk kedalam kos dan melakukan kegiatan di dalam kos dan tidak keluar lagi, dan saya malam itu lupa untuk memasukkan motor kedalam pagar kos, saya baru keluar kos besok sekitar pukul 11.00 dan sudah mendapati motor saya sudah tidak ada, saya sudah melakukan pelaporna ke polsek setempat, mohon tindak lanjutnya atas kasus pencurian yang belakangan ini marak terjadi di sekitar sini, terutama pada kondisi darurat covid-19 ini.