Please wait...

Belum Terjawab
OPD
Sudah terjawab dan dalam perencanaan
Sudah terjawab dan sudah ditindaklanjuti
Sudah terjawab dan sedang ditindaklanjuti

billy bertis

10-07-2018 13:43

saya mengeluhkan dari kinerja pegawai kantor kecamatan gubeng yang tidak profesional dan mencla mencle.sebelum idul fitri saya mengajukan proses pembuatan akte anak saya.dari awal sudah ruwet tanggapannya.diawal saya diarahkan ke kantor dispenduk untuk proses pembuatan akte.setelah ke dispenduk saya diarahkan kembali ke kecamatan.infonya untuk pembuatan nanti daftar lewat keamatan dulu baru diteruskan ke dispenduk.setelah itu saya kembali ke kecamatan.dengan sedikit tenaga ngotot untuk menjelaskan baru pegawai kecamatan memberikan form pendaftaran.dengan tambahan saya harus ngelengkapi ini itu dulu plus biaya 100rb untuk keterlabatan.singkat cerita semua sudah saya penuhi dan dapat bukti pengambilan akte di 10hr kedepan setelah idul fitri.hari ini tepatnya hari yang dijanjikan.hati saya senang membayangan akte anak saya jadi.tapi kenyataannya katanya ada berkas yang kurang dan saya disuruh ngurus sendiri ke dispenduk.hati saya dongkol tapi demi akte anak saya jalan ke dispenduk.setelah di dispenduk semua berkas saya dibilang sudah sangat lengkap tidak ada kurang.dan dari dispenduk memproses pengajuan ulang akte anak saya.dan saya di kasih bukti pengambilan nanti di 7hari kedepan.saya merasa jadi bola ditendang kesana sini terutama dari pihak kecamatan GUBENG.mohon perhatian nya pemkot surabaya khususnya ibu TRI RISMA.ini bu ada staf sampean yang kurang paham SOP management

Instansi

Kategori

Topik

Tanggapan

Media_center Belum diverifikasi

12-07-2018 09:38

Selamat pagi. Mohon maaf atas ketidaknyamanan pelayanan yang Saudara alami. Saat ini permohonan akte kelahiran atas nama Abrisam Al Abbasy dengan nomor permohonan akta 18.334/T masih di proses Dispendukcapil Kota Surabaya.kritik dan saran tetap kami terima untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat lebih baik lagi. Terima kasih.

Billy bertis Belum diverifikasi

kasih teguran pak untuk staf kecamatan nya.kalau bisa diikutin pelatihan lagi soal kerja terutama SOP bikin akte biar gk nyusahin warga riwa riwi koyo orang GOBLOK